Mahasiswa UNIKA Soegijapranata Kreasikan Bihun Sehat "INVERCI" di Teknopark Grobogan, Siap Go International ke Chicago!
Purwodadi, 2 Juli 2027 – Kabar membanggakan datang dari Teknopark Pangan Grobogan! Mahasiswa Universitas Katolik Soegijapranata Semarang dari Program Studi Teknologi Pangan dan Inovasi sukses menggelar praktik produksi bihun fungsional bernama INVERCI.
Produk ini bukan sekadar bihun biasa. INVERCI adalah bihun beras bernilai gizi tinggi yang dihasilkan melalui teknologi fermentasi substrat padat. Yang lebih istimewa lagi, bahan bakunya memanfaatkan limbah industri pangan, yaitu bekatul dan ampas tahu, yang diolah menjadi produk bernilai tambah melalui pendekatan bio-valorisasi.

Kenapa INVERCI Spesial?
Melalui proses fermentasi, kandungan protein dalam bekatul dan ampas tahu menjadi lebih mudah diserap tubuh, serat pangannya meningkat, dan zat antinutrisi yang mengganggu penyerapan gizi berhasil ditekan. Hasilnya? Bihun yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga menyehatkan!
Formulasi INVERCI menggunakan 300 gram basis tepung yang terdiri dari tepung beras, tepung bekatul terfermentasi, tepung gembus terfermentasi, pati kentang, pati jagung, dan ubi jalar. Ditambah bawang putih bubuk, tepung daun kelor, dan gliserol monostearat sebagai bahan pengikat dan fungsional.
Manfaatkan Teknologi Extruder di Teknopark
Proses produksi INVERCI menggunakan mesin Extruder yang ada di Teknopark Pangan Grobogan. Hal ini membuktikan bahwa fasilitas yang tersedia benar-benar dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan riset dan pengembangan produk pangan.
Ke depannya, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak—baik dari universitas, UKM, maupun masyarakat umum—untuk ikut mengembangkan produk olahan pangan berbasis lokal.
Yuk, cintai pangan lokal! Maju terus pangan lokal Grobogan! 🌾🇮🇩